Kawisata Mempersembahkan Tur Virtual ke Palembang

0
25
Hilda Ansariah Sabri

Keraton Benteng Kuto Besak (Foto: wisatasumatra.com).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) kali ini menghadirkan tur maya ke kota Palembang yang terkenal dengan julukan Bumi Sriwijaya dalam program "Tur Virtual Menuju Palembang". Kegiatan wisata ini dilakukan dengan cara maya sehingga peserta tetap aman di rumah saat melakukan tur on line atau mengalir ke kota Palembang.

Totok Suryono Presiden Direktur PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) mengatakan bahwa tur ini diadakan untuk keempat kalinya di mana sebelumnya Kawisata telah mengadakan "Tur Virtual de Lawang Sewu dua kali aktivitas dan Tur Virtual Legend Jogja"Yang berjalan dengan baik, berhasil dan diterima dengan sangat positif oleh masyarakat dengan respon yang sangat antusias.

"Kegiatan ini akan memberikan pengalaman petualangan yang menarik ke kota Palembang dengan suasana kota yang sangat unik dan menginformasikan sejarah kota Palembang yang merupakan kota tertua di Indonesia," jelas Totok Suryono.

Alkisah, kota Palembang menjadi kota bahari Budha terbesar di Asia Tenggara. Pada masanya, Kerajaan Sriwijaya mendominasi Kepulauan dan Semenanjung Malaya pada abad ke-9, menjadikan kota ini dikenal sebagai Bumi Sriwijaya.

Palembang bahkan disebut-sebut sebagai salah satu kota tertua di dunia. Kota Palembang juga dikenal sebagai & # 39; Bumi Sriwijaya & # 39; yang lahir pada 17 Bumi 683 atau 1336 tahun yang lalu. Palembang tentu tidak terlepas dari Jembatan Ampera yang merupakan ikon kota Palembang dengan total panjang 1.117 meter.

Selain Yogya dan Solo, Palembang juga memiliki bangunan peninggalan kerajaan. Salah satunya adalah Benteng Kuto Besak yang bersejarah. Memiliki panjang 288,75 meter dan tinggi 9,99 meter (30 kaki) dan ketebalan 1,99 meter (60 kaki), benteng yang ada di setiap sudut ada benteng yang terletak di sudut barat laut yang bentuknya berbeda dengan lainnya. tiga benteng.

Tiga benteng yang sama adalah ciri khas Benteng Kuto Besak. Di sisi timur dan selatan dan barat ada pintu masuk benteng, pintu gerbang utama yang menghadap ke sungai Musi disebut lawang Kuto dan pintu masuk lainnya disebut buritan lawang.

Area halaman di depan Benteng Kuto Besak diatur sedemikian rupa oleh pemerintah kota Palembang, menjadi plaza, alias plaza yang dapat digunakan wisatawan untuk kegiatan. Terkadang objek wisata ini juga merupakan lokasi acara atau festival dengan panggung hiburan dengan latar belakang Sungai Musi dan Jembatan Ampera.

Humas Kawisata M.Ilud.Siregar menambahkan bahwa dalam kegiatan ini, peserta akan diajak untuk melakukan tur keliling kota Palembang, mengunjungi beberapa tempat wisata yang menarik, seperti Sungai Musi, Jembatan Ampera, Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin, Benteng Kuto Besak , Patung Ikan Belido dan lainnya dan akan diundang langsung untuk melihat proses pembuatan pempek Palembang.

Bergabunglah dengan #Virtual Tour Goes to Palembang yang akan diadakan pada hari Jumat, 29 Mei 2020, jam 16:00 WIB dengan tiket virtual tour seharga Rp 35.000 / orang (normal) dan IDR 198.000 (bundling dengan 1 (satu) Pempek Saga paket).

Dengan berpartisipasi dalam tur virtual ini, peserta juga akan berpartisipasi untuk menyumbang untuk membantu orang yang terkena virus corona COVID -19. 10 persen dari penjualan tiket akan disumbangkan ke orang-orang yang membutuhkan bantuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here